Trending

Hati-hati! Modus Penipuan Membayar ShopeePay dengan Scan Barcode Garansi yang Dikirim lewat WhatsApp

Redaksi
Redaksi19 Februari 2022 pukul 05.27 WIB
3 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Jakarta- Di masa pandemi, belanja online sudah menjadi trend. Untuk mencegah penipuan, biasanya online shop selalu mengingatkan pembeli untuk tidak boleh memberikan kode OTP, PIN ShopeePay, Password, Nomor Rekening + Kode CVV kepada siapapun. Namun, meskipun pembeli tidak memberikan kode-kode tersebut, tetap saja pembeli bisa tertipu. Maka dari itu, pembeli harus berhati-hati, walaupun sudah lama menggunakan online shop.

Seperti yang terjadi, pada Elva, Kamis (17/2/2022), penggunakan Shopee yang sudah lama menggunakan sistem pembayaran ShoppeePay. Dia telah tertipu membayar ShopeePay via garansi barcode yang dikirim melalui WhatApp. Pelaku mengirimkan bukti transaksi terakhir di Shoppe. Selain itu, juga menyebutkan nama dan alamat korban secara lengkap. Padahal, dia tidak memberikan kode OTP, PIN ShopeePay, Password, nomor rekening/kode CVV ke pelaku. Sehingga tidak berpikir sedang ditipu. Tapi, saldo Shoppepay terkirim ke tempat lain, bukan toko penjual.

“Saya membeli latex Domi, pelapis kasur di toko mxexogmpx yang menyediakan barang tersebut. Sebelum membayar, seperti biasa saya menanyakan kesediaan barang di kolom chat toko. Setelah melakukan pembayaran dengan Shoppepay sebesar Rp765.890, pelaku dari nomor +1(516)3403727 mengirimkan foto transaksi pembayaran di Shoppe ke WhatApp dan menelpon meminta saya mengaktifkan barcode garansi yang dikirim melalui WhatApp dengan nomor pesanan 220217Q5Q5X37A,” katanya.

Menurut dia, dalam waktu yang bersamaan saat pelaku menelpon, ternyata transaksi dibatalkan dan dana dikembalikan ke Shoppepay. Tapi, korban tidak tahu. Karena hp dipakai buat menerima telepon. Setelah scand barcode dan membayar ke pelaku yang mengatas namakan agen Shoppe, korban tetap melakukan chat di toko. Korban juga melaporkan hasil chat dengan pelaku dan menginformasikan barang akan segera dikirim.

“Saya sangat yakin ini ada permainan orang dalam. Karena setelah saya check out, pelaku langsung menghubungi saya dan meng-screenshoot bukti pembayaran saya di Shoppe. Ternyata, toko sedang membatalkan pesanan saya. Karena fokus terima telepon, sehingga tidak sempat membaca notifikasi. Tapi pelaku menyakini saya, barang tetap akan diproses dan tiba di tujuan, walaupun tidak terlacak di Shoppe. Setelah tutup telepon, saya baru sadar pesanan dibatalkan, tapi uang sudah terkirim ke pelaku,” bebernya.

Dia menambahkan, seharusnya pihak Shoppe memiliki alat pelacakan seperti yang dimiliki Gojek. Karena setiap toko, baik online maupun offline diminta untuk mengisi biodata sesuai KTP dan nomer rekening bank untuk dapat mencairkan dana masuk dari pembeli. Selain itu, penjual tidak bisa seenak menarik dana dari Shoppepay. Seharusnya dengan kejadian ini Shoppe dapat membekukan dana tersebut dan mengembalikan ke pembeli.

“Sayangnya, Shoppe tidak bisa melakukan hal itu. Padahal, setelah saya membaca di berbagai media sudah banyak korban. Tapi hingga saat ini belum ada solusi dari Shoppe dan semua dana pembeli hilang tanpa ada ganti rugi. CS Shoppe beralasan, siapa pun bisa menggunakan barcode pembayaran melalui Shoppepay tanpa seizin Shoppe,” imbuhnya.

Menanggapi kasus tersebut, Public Relations Shoppe, Jessica Valerian membantah adanya permainan pihak Shoppe. Dia mengaku pihaknya tidak bisa menyelesaikan masalah ini dan tidak bisa memberikan solusi. Karena pihaknya tidak bisa melacak agen Shoppe yang dimaksud. Apalagi, melalui sistem pesanan sudah dibatalkan pihak penjual pesanan sudah dibatalkan oleh penjual. Dana yang terbatalkan berhasil dikembalikan dan masuk ke Shopeepay Anda.

“Karena setiap pesanan yang sudah terbatalkan tidak dapat diproses ulang jika tidak melalui proses checkout kembali di aplikasi. Pihak penjual membatalkan pesanan dan mengarahkan untuk meng-scan barcode serta memasukan nominal yang sesuai dengan orderan sebelumnya. Ketika Anda sudah mengkonfirmasi dari pembayaran barcode dengan PIN Shopeepay, maka secara otomatis dana yang ada di Shopeepay terpotong,” ucapnya.

Dia mengaku, dengan konfirmasi yang dilakukan pihaknya, transaksi yang diarahkan oleh pelaku merupakan transaksi di merchant offline. Sehingga transaksi tersebut tidak dapat dibatalkan atau dikembalikan dananya. status pesanan sudah selesai. (RED/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Setiap orang memiliki janji untuk memberikan yang terbaik dan melindungi orang-orang terkasih. Meskipun begitu, janji tidak selalu diwujudkan melalui kata-kata, melainkan seringkali hadir lewat tindakan yang konsisten guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Bagi keluarga Indonesia, salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah ketika perlindungan dapat hadir saat risiko terjadi. […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jalarta – Perlindungan pekerja migran Indonesia perlu dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan, termasuk melalui pemeriksaan kesehatan yang memenuhi standar. Untuk mendukung upaya tersebut, Rumah Sakit Tria Dipa memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui pengembangan layanan medical check-up (MCU) bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tamgerang Selatan – Puncak peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi momentum bagi seluruh kader untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, menegaskan bahwa Golkar harus terus hadir bersama rakyat melalui karya nyata dan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Airin mengatakan, kekompakan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Serang – Ketua Panitia Konferensi didampingi Ketua PWI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyerahkan berkas verifikasi anggota PWI Kota Tangsel kepada Wakil Ketua Organisasi PWI Provinsi Banten di Kantor Sekretariat PWI Provinsi Banten, Senin (19 Oktober 2026). Ketua Panitia Konferensi PWI Kota Tangsel, Irawan Aprilian mengatakan bahwa berkas verifikasi keanggotaan telah diterima dengan keadaan baik […]