Trending

Target Turunkan Angka Stunting, Benyamin Jelaskan Langkah Strategis Pemkot Tangsel

Redaksi
Redaksi18 November 2022 pukul 05.09 WIBDiperbarui 18 November 2022 pukul 05.23 WIB
2 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus menurunkan angka prevalensi stunting. Dimana target 2024, angka prevalensi stunting di Tangerang Selatan sebesar 14 persen.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat membuka kegiatan fasilitasi pencegahan dan penurunan stunting pada lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi tahun 2022 yang dilaksanakan di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel pada Rabu (16/11).

Dijelaskan Benyamin, untuk mewujudkan target dalam penurunan angka stunting, Pemkot melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya menambah lokus prioritas pencegahan dan penurunan angka stunting di belasan kelurahan.

“Untuk itu saya menekankan bahwa Pemkot Tangsel serius mengupayakan penurunan stunting. Komitmen kami tidak pernah menurun,” kata Wali Kota Benyamin.

Ia mengatakan di Juli 2022 (lalu), sudah ditetapkan tentang lokasi kelurahan fokus prioritas pencegahan dan penurunan stunting. Hal ini menjadi dasar untuk melakukan penguatan intervensi, pendanaan, pemantauan dalam berbagai upaya penurunan stunting.

“Penurunan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kelurahan, akademisi, media, swasta, LSM bahkan lembaga pendidikan usia dini, dan semua unsur lah untuk kerjasama dan mengawal penurunan angka stunting,” tuturnya.

Benyamin juga mengatakan bahwa perhatian dalam penurunan angka stunting juga harus dilihat dari berbagai sisi. Tidak hanya fokus ke anaknya saja, melainkan juga edukasi kepada ibu hamil mengenai stunting itu sendiri.

“Jadi, edukasi bagi ibu-ibu hamilnya, agar bisa memberikan makanan yang menyehatkan agar mereka tumbuh sebagaimana mestinya,” tutup Benyamin

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Deden Deni mengatakan bahwa langkah-langkah dijalankan dalam menurunkan angka prevalensi stunting. Termasuk lokus intervensi penurunan stunting di beberapa kelurahan.

Di antaranya, Serpong, Paku Alam, Bakti Jaya, Kademangan, Pondok Benda, Pamulang Timur, Pondok Cabe Ilir, Benda Baru, Serua, Jombang, Pondok Ranji, Cempaka Putih, Rempoa, Pisangan, Pondok Kacang Timur, Pondok Betung, Pondok Karya, Parigi Baru, dan Pondok Aren.

“Tentu pemilihan lokus ini berdasarkan kasus stunting di lingkungan tersebut,” katanya. (red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Setelah cluster YMMA, KOZA, VOLA, dan PHILO terjual habis, Alam Sutera Group kembali menghadirkan RYIL sebagai cluster kelima dari Sutera Rasuna. Mengusung tagline Rays of Living, RYIL membawa semangat “Green-Yard Living in the Tropics” yang memadukan desain tropis modern dengan ruang hijau di tengah hunian untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Padel Court […]

RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Gelaran lari Alfamart Run kembali hadir dengan memadukan olahraga dan hiburan dalam satu pengalaman. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Alfamart Run 2026 tidak hanya menawarkan lintasan lari 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K), tetapi juga menghadirkan rangkaian entertainment, hadiah, hingga goodie bag yang menjadi salah satu daya tarik bagi para peserta. Alfamart […]

RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Atria Hotel Gading Serpong untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan MLC (Momiasi Learning Center) dalam menyelenggarakan kegiatan Couple Prenatal Yoga, yang berlangsung pada Minggu, 13 September 2026, di Ballroom Atria Hotel Gading Serpong. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 35 pasangan yang bersama-sama mendapatkan pengalaman edukatif sekaligus relaksasi sebagai bagian dari persiapan menuju […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id/, Tangerang Selatan – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja, kembali membagikan buku tulis kepada para pelajar di sejumlah lembaga pendidikan di Kota Tangerang Selatan. Dalam sepekan terakhir, sebanyak 5.000 buku tulis telah dibagikan kepada siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga santri di sejumlah pondok pesantren […]