Trending

Berdampak Positif, Menpora-Komisi X Janji Perjuangkan Eksistensi SAC Indonesia

Redaksi
Redaksi23 Februari 2025 pukul 19.11 WIBDiperbarui 23 Februari 2025 pukul 19.11 WIB
5 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan olahraga atletik di Indonesia. Ia memastikan bakal memperjuangkan eksistensi kompetisi yang bersifat meningkatkan partisipasi di tingkat grassroot seperti Student Athletic Championship (SAC) Indonesia, di tengah program efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah.

Janji tersebut disampaikan Dito, sapaan akrab Dito Ariotedjo, ketika menghadiri closing ceremony Pertamina SAC Indonesia 2024-2025 National Championship di Stadion Benteng, Tangerang, Sabtu 22 Februari 2024. Dito sebelumnya juga menunjukkan komitmennya terhadap program-program peningkatan partisipasi olahraga. Ia bahkan sudah beberapa kali melihat langsung pelaksanaan SAC Indonesia.

Dito menegaskan bahwa SAC Indonesia merupakan kegiatan yang bersifat menumbuhkan partisipasi olahraga, sesuai dengan yang ada di Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menurutnya, kegiatan seperti itu harus mendapatkan dukungan multistakeholder. Baik dari Pemerintah Pusat, BUMN, Pemerintah Daerah, maupun sektor swasta.

“SAC Indonesia ini menjadi contoh kolaborasi membangun industri olahraga yang baik. Di dalamnya terdapat ekosistem swasta, federasi, pemerintah, dan komunitas. Yang seperti ini perlu kita dukung terus eksistensinya,” terang menteri yang masih berusia 34 tahun itu.

Di tengah efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah -yang juga menyasar anggaran keolahragaan- Dito juga angkat suara. Ia memastikan efisiensi akan menyentuh pada hal-hal yang bersifat tidak efektif. “Nah kalau seperti SAC Indonesia maupun program pelatnas-pelatnas, saya kira anggarannya tidak akan dipotong. Malah akan terus diperkuat oleh Bapak Presiden,” jelasnya.

Apalagi, lanjut Dito, dalam Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran di bidang keolahragaan Indonesia akan fokus meraih prestasi di Asian Games, Olimpiade, dan Piala Dunia. Di mana atletik termasuk dalam program prioritas untuk meraih prestasi di ajang itu. “Harapan kami bibit-bibit yang disiapkan untuk kejuaraan multievent itu ya datang dari program seperti SAC Indonesia ini,” tegas Dito.

Sejak tiga tahun penyelenggaraannya, SAC Indonesia memang berhasil mencapai tujuan awalnya, yakni memasifkan olahraga atletik di kalangan pelajar. Selama digelar di tiga musim, sebanyak 95.225 pelajar dan 4.042 sekolah berpartisipasi di kompetisi ini. Angka itu membuat SAC Indonesia selama ini disebut sebagai kompetisi atletik pelajar terbesar di Indonesia.

SAC Indonesia ada karena inisiasi PB PASI. Mereka melihat kesuksesan DBL Indonesia dalam menghadirkan partisipasi olahraga di kalangan anak-anak muda lewat kompetisi basket DBL. Partisipasi yang konsisten dilakukan DBL Indonesia di basket itu kini juga mulai berdampak pada prestasi basket tanah air.

Dampak yang sama sebenarnya juga mulai dirasakan di SAC Indonesia. Dalam tiga tahun perjalanannya, kompetisi ini makin kompetitif. Musim ini bahkan ada empat pemecahan rekor SAC, yakni di nomor relay 4x100m putra, tolak peluru putra, lompat jauh putri, dan middle distance 1.000m putri.

Tak hanya itu, jebolan SAC Indonesia juga banyak menyumbangkan prestasi di ajang-ajang internasional, salah satunya Asean School Games. Di ajang itu ada Yad Hapizudin (siswa MA Al Ijtihad Danger, Lombok, NTB) yang meraih emas untuk nomor 1.500m, dengan waktu catatan 4 menit 5,85 detik. Selain Yad, ada Abdilah Panca Wiradhika dari SMAN 1 Jakarta yang juga menyumbangkan medali perunggu untuk nomor lompat jangkit putra, dengan catatan 14,72m.

SAC Indonesia selama ini juga menjadi ajang berlatih bagi anak-anak yang aktif berkompetisi di cabor lainnya. Sebagaimana diketahui, atletik memang dianggap sebagai mother of sports. Cabor atletik seringkali menjadi pondasi seseorang untuk memperkuat fisiknya. Terdapat banyak alumni SAC Indonesia yang kemudian berhasil menorehkan prestasi di cabor lain.

Bukan Hanya Dilanjutkan, SAC Indonesia Harus Terus Dikembangkan

Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa yang juga Ketua Pengprov PASI Banten juga mengapresiasi program SAC Indonesia.“Ini wadah yang luar biasa untuk menjaring potensi-potensi berbakat sejak usia dini,” kata Adde saat hadir di closing ceremony Pertamina SAC Indonesia 2024-2025 National Championship.

Selaku anggota Komisi X, Adde berkomitmen agar program-program seperti SAC Indonesia juga tidak terdampak efisiensi anggaran. “Melihat animo dan hasil positif dari SAC Indonesia, saya tentu akan memberikan perhatian khusus dan mengajak kawan-kawan di Komisi X untuk mendukung kegiatan ini,” ujar Adde. Selain dari pemerintah, Adde berharap stakeholder terkait, baik BUMN maupun swasta juga turut serta dalam mendukung event-event yang sifatnya pembinaan olahraga,” jelasnya.

Adde menambahkan, SAC Indonesia bukan hanya dilanjutkan, tapi juga harus terus dikembangkan. Ia juga setuju dengan ide Menpora bahwa upaya memasifkan olahraga atletik di kalangan pelajar perlu dilakukan dengan memasukkan atletik sebagai muatan pelajaran. Komisi X akan mendorong hal ini untuk dikolaborasikan dengan mitra kerjanya yang lain, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendidasmen).

Hal senada juga juga diungkapkan Sekjen PB PASI Tigor Tanjung. Tigor meyakini jika SAC Indonesia terus dikembangkan dan dimasifkan cakupannya, maka atletik bisa berkembang lebih jauh. Dampaknya bisa menjadi pilar utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi untuk Indonesia.

Menurut Tigor, antusiasme peserta SAC Indonesia dalam tiga tahun ini menunjukkan olahraga atletik makin mendapatkan tempat di kalangan anak-anak muda. “Hasil dari kompetisi ini juga mulai menunjukkan dampaknya. Para finalis dan juara di kompetisi ini sudah banyak yang menjadi bagian dari pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) PB PASI,” kata Tigor.

Sementara itu, founder sekaligus CEO DBL Indonesia Azrul Ananda mengucapkan terima kasih pada PB PASI, terutama ketua umumnya, Luhut Binsar Pandjaitan. “Terima kasih DBL Indonesia sudah dipercaya membuat sesuatu di atletik yang sebelumnya tidak ada. Tentu kami akan melakukan sejumlah evaluasi agar bagaimana program ini bisa terus dikembangkan ke depannya,” kata Azrul.

Dalam kesempatan yang sama official partner SAC Indonesia, Pertamina juga senang bisa menjadi bagian untuk membangun awareness atletik di kalangan anak muda. Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Secretary Pertamina, mengaku senang antusiasme penonton dan peserta SAC Indonesia terus tumbuh. “Pertamina melihat sendiri perkembangan ini karena kami support SAC Indonesia sejak tahun lalu. Animonya tumbuh luar biasa. Pertamina tentu ingin terus memberikan dampak di olahraga termasuk di atletik,” kata Fadjar.(Red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Setelah cluster YMMA, KOZA, VOLA, dan PHILO terjual habis, Alam Sutera Group kembali menghadirkan RYIL sebagai cluster kelima dari Sutera Rasuna. Mengusung tagline Rays of Living, RYIL membawa semangat “Green-Yard Living in the Tropics” yang memadukan desain tropis modern dengan ruang hijau di tengah hunian untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Padel Court […]

RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Gelaran lari Alfamart Run kembali hadir dengan memadukan olahraga dan hiburan dalam satu pengalaman. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Alfamart Run 2026 tidak hanya menawarkan lintasan lari 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K), tetapi juga menghadirkan rangkaian entertainment, hadiah, hingga goodie bag yang menjadi salah satu daya tarik bagi para peserta. Alfamart […]

RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Atria Hotel Gading Serpong untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan MLC (Momiasi Learning Center) dalam menyelenggarakan kegiatan Couple Prenatal Yoga, yang berlangsung pada Minggu, 13 September 2026, di Ballroom Atria Hotel Gading Serpong. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 35 pasangan yang bersama-sama mendapatkan pengalaman edukatif sekaligus relaksasi sebagai bagian dari persiapan menuju […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id/, Tangerang Selatan – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja, kembali membagikan buku tulis kepada para pelajar di sejumlah lembaga pendidikan di Kota Tangerang Selatan. Dalam sepekan terakhir, sebanyak 5.000 buku tulis telah dibagikan kepada siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga santri di sejumlah pondok pesantren […]