Trending

Industri Kreatif RI Terancam Gagal Tumbuh Gara-Gara Minim Aturan Hukum, Ini Sorotan Ketum ADEKRAF

Redaksi
Redaksi1 Oktober 2025 pukul 02.07 WIB
2 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Jakarta – Regulasi hukum untuk sektor industri kreatif di Indonesia dinilai masih sangat minim dan belum memadai untuk menghadapi tantangan zaman.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Digital Ekonomi Kreatif (ADEKRAF), Muhammad Arbani dalam forum Indonesia Creative Awards 2025 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta (29/9).

Menurut Arbani, masalah hukum merupakan tantangan utama yang sering kali tidak disadari oleh para pelaku industri kreatif.

Tak hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga minimnya edukasi hukum kepada kreator dan pelaku usaha digital.

“Tidak lain tantangan utama industri kreatif yang tidak disadari saat ini adalah masalah hukum. Baik persoalan hukum maupun pendidikan hukum bagi industri kreatif, sangat jarang diberikan,” ujar Arbani.

Pentingnya Kolaborasi

Arbani juga menilai, perlunya kolaborasi antara pelaku digital ekonomi kreatif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terhadap isu-isu penting, seperti pembajakan karya dan pelanggaran Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak karya digital seperti musik dan perangkat lunak yang beredar tanpa lisensi resmi.

“Jangan berharap karya-karya yang dihasilkan ini dapat didistribusikan. Tapi saat ada pelanggaran digital ekonomi kreatif, kita mau lapor ke mana? Saya rasa sampai sekarang belum ada kanal aduan yang konkret,” tegasnya.

Kontrak Kerja Tak Adil Jadi Masalah Serius

Tantangan lainnya datang dari sisi legalitas kontrak kerja. Arbani mengungkapkan, ADEKRAF kerap menerima laporan dari para pelaku industri kreatif yang terlibat dalam kontrak tidak jelas dan merugikan salah satu pihak.

“Kontrak harus dibuat secara adil dan jangan sampai memberatkan satu pihak. Ini sangat berbahaya, apalagi di tengah perubahan regulasi yang sangat cepat,” ujarnya.

Pajak Industri Kreatif Masih Abu-abu

Pemerintah saat ini memang tengah fokus pada regulasi pajak digital, termasuk e-commerce.

Namun Arbani mempertanyakan kepastian soal jenis pajak yang seharusnya dibebankan kepada pelaku industri kreatif, apakah sebagai perorangan, ataukah sebagai badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT).

“Pajak ini masih menjadi area abu-abu. Apakah pajak perorangan atau badan usaha? Hal ini masih dikaji oleh Dirjen Pajak,” tambahnya.

Pelaku Kreatif Sudah Siap, Tapi Regulasi Harus Diperkuat

Meskipun aturan hukum masih jauh dari kata ideal, Arbani mengapresiasi kesiapan pelaku industri kreatif yang dinilainya cukup adaptif dan melek teknologi maupun hukum.

Namun tetap, peran pemerintah untuk menghadirkan regulasi yang jelas, tegas, dan tidak mudah berubah adalah hal yang sangat mendesak.

“Pelaku industri kreatif sudah agile. Tapi kita butuh regulasi yang solid dan tidak plin-plan,” tutupnya. (Red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id/, Tangerang Selatan – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja, kembali membagikan buku tulis kepada para pelajar di sejumlah lembaga pendidikan di Kota Tangerang Selatan. Dalam sepekan terakhir, sebanyak 5.000 buku tulis telah dibagikan kepada siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga santri di sejumlah pondok pesantren […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id/, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menegaskan tetap menjalankan peran sebagai penanggung jawab dan penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2027, dengan komitmen memperluas keterlibatan seluruh konstituen Dewan Pers agar perhelatan nasional insan pers tersebut semakin inklusif dan merepresentasikan seluruh ekosistem pers Indonesia. Penegasan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Dewan Pers dan Pengurus Pusat PWI […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id/, Jakarta – Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) semakin mengubah cara dunia bisnis menjalankan aktivitas operasional. Teknologi kecerdasan buatan generatif kini tidak hanya digunakan untuk menghasilkan teks dan gambar, tetapi juga berkembang menjadi alat bantu strategis dalam pemasaran, layanan pelanggan, analisis data hingga pengambilan keputusan. Hal tersebut disampaikan Dr. Irmal, S IP., M.M., dalam pembahasannya […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id/, Tangerang – iCAR terus memperluas kehadirannya di Indonesia dengan membuka iCAR QBIG BSD City, outlet 1S (Sales) yang berlokasi di QBIG BSD City, Tangerang. Kehadiran outlet ini menjadi bagian dari langkah iCAR untuk memberikan akses yang semakin mudah bagi masyarakat dalam mengenal dan mendapatkan produk iCAR, khususnya iCAR V23. Sebagai bagian dari Chery Group, […]