Trending

Uang Negara Rp10,27 Triliun, Terselamatkan, Prabowo: Rakyat Kecil Merasakan Manfaatnya

Redaksi
Redaksi15 Mei 2026 pukul 02.43 WIBDiperbarui 15 Mei 2026 pukul 02.43 WIB
3 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Jakarta – Ada kabar yang sangat membanggakan sekaligus menenangkan bagi seluruh rakyat Indonesia. Uang negara senilai Rp10,27 triliun yang selama ini kemungkinan besar ‘bocor’ dan hanya dinikmati segelintir pihak, kini telah resmi kembali ke kas negara.

Jumlah itu bukanlah angka kecil. Ini adalah hasil kerja nyata dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang berani bertindak tegas. Mereka menagih denda administratif dan pajak dari pihak-pihak yang selama ini menguasai hutan Indonesia secara ilegal.

Penyerahan denda tahap VII ini berlangsung di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu 13 Mei 2026, dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Sebuah momen bersejarah yang menunjukkan bahwa penegakan hukum di negeri ini bukan lagi sekadar gertakan.

Dari Angka Abstrak Menjadi Harapan Nyata

Masyarakat awam mungkin sulit membayangkan sebesar apa nilai Rp10,27 triliun. Mari kita konversi menjadi hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Presiden Prabowo Subianto memberikan ilustrasi yang sangat membumi. Ia mengungkapkan bahwa Menteri Kesehatan pernah melaporkan kepada dirinya: saat ini ada sekitar 10.000 unit Puskesmas di seluruh Indonesia. Sejak zaman Presiden Soeharto, puskesmas-puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki.

“Dan hari ini, melalui penyerahan uang sejumlah Rp10,2 triliun ini, kita bisa menyelesaikan perbaikan 5.000 unit puskesmas,” ujar Presiden Prabowo dengan penuh syukur.

Bayangkan, 5.000 puskesmas yang selama puluhan tahun mungkin kondisinya memprihatinkan, kini bisa direnovasi. Ibu-ibu yang ingin berobat, anak-anak yang butuh imunisasi, dan lansia yang memerlukan layanan kesehatan, akan merasakan manfaatnya secara langsung.

“Ini adalah bukti bahwa uang yang diselamatkan dari praktik ilegal bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Presiden.

Prestasi Membanggakan Satgas PKH: Ribuan Hektar Hutan Kembali ke Negara

Selain uang tunai, Satgas PKH juga berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan dalam jumlah yang luar biasa. Sejak dibentuk pada Februari 2025 hingga kini:

· Sektor perkebunan (sawit): Berhasil menguasai kembali hutan seluas 5.889.141,31 hektar.
· Sektor pertambangan: Berhasil menguasai kembali hutan seluas 12.371,58 hektar.

Lahan seluas itu jika dibayangkan, sangatlah masif. Artinya, kekayaan alam yang tadinya ‘bocor’ dan hanya menguntungkan oknum tertentu, kini bisa dikelola untuk kemakmuran rakyat.

Jaksa Agung: Tidak Boleh Ada Lagi Kebocoran!

Jaksa Agung ST Burhanuddin, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Pengarah 1 Satgas PKH, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata hadirnya negara untuk melindungi kepentingan nasional.

Dengan tegas, ia menyampaikan tiga komitmen yang harus dijaga bersama:

  1. Tidak boleh ada lagi kebocoran kekayaan negara yang merugikan kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat.
  2. Tidak boleh ada lagi penguasaan sumber daya alam oleh segelintir pihak yang mengabaikan prinsip keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat.
  3. Tidak boleh lagi ada pengusaha yang memanfaatkan kekayaan Indonesia secara melawan hukum dan melarikan uangnya ke luar negeri.

“Saya kira rakyat Indonesia harus lihat uang yang diserahkan hari ini sejumlah 10 triliun,” jelasnya.

Mari Kawal Bareng, Jaga Indonesia

Ini bukan saatnya untuk sinis. Ini saatnya untuk optimis. Negara sedang melakukan ‘bersih-bersih’ besar-besaran. Uang yang diselamatkan ini bisa dipakai untuk membangun ribuan sekolah, memperbaiki rumah sakit, atau memberikan subsidi pangan bagi yang membutuhkan.

Apa yang bisa kita lakukan? Dukung terus aksi pemberantasan mafia hutan. Kawal agar uang yang sudah masuk benar-benar tepat sasaran. Dan yang tak kalah penting, hentikan kebiasaan mendukung praktik ilegal yang merusak hutan kita.

Bareng-bareng, mari kita jaga Indonesia. Karena ketika negara hadir dan tegas, rakyat kecil lah yang pertama merasakan manfaatnya. (Red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Setelah cluster YMMA, KOZA, VOLA, dan PHILO terjual habis, Alam Sutera Group kembali menghadirkan RYIL sebagai cluster kelima dari Sutera Rasuna. Mengusung tagline Rays of Living, RYIL membawa semangat “Green-Yard Living in the Tropics” yang memadukan desain tropis modern dengan ruang hijau di tengah hunian untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Padel Court […]

RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Gelaran lari Alfamart Run kembali hadir dengan memadukan olahraga dan hiburan dalam satu pengalaman. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Alfamart Run 2026 tidak hanya menawarkan lintasan lari 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K), tetapi juga menghadirkan rangkaian entertainment, hadiah, hingga goodie bag yang menjadi salah satu daya tarik bagi para peserta. Alfamart […]

RedaksiRedaksi

cms.mediakawasan.id/, Tangerang – Atria Hotel Gading Serpong untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan MLC (Momiasi Learning Center) dalam menyelenggarakan kegiatan Couple Prenatal Yoga, yang berlangsung pada Minggu, 13 September 2026, di Ballroom Atria Hotel Gading Serpong. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 35 pasangan yang bersama-sama mendapatkan pengalaman edukatif sekaligus relaksasi sebagai bagian dari persiapan menuju […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id/, Tangerang Selatan – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja, kembali membagikan buku tulis kepada para pelajar di sejumlah lembaga pendidikan di Kota Tangerang Selatan. Dalam sepekan terakhir, sebanyak 5.000 buku tulis telah dibagikan kepada siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga santri di sejumlah pondok pesantren […]