Trending

Istilah PCOS Resmi Berganti Menjadi PMOS, Diagnosis Kini Lebih Fokus pada Gangguan Metabolik

Redaksi
Redaksi30 Juni 2026 pukul 21.36 WIBDiperbarui 30 Juni 2026 pukul 21.36 WIB
2 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Tangerang – Istilah Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) yang selama ini dikenal sebagai salah satu gangguan hormon pada perempuan kini resmi berganti menjadi PMOS (Penyakit Metabolik Ovarium Sindrom). Perubahan istilah ini merupakan hasil kesepakatan para pakar kesehatan dunia untuk mencerminkan kondisi penyakit secara lebih akurat sekaligus meningkatkan ketepatan diagnosis dan penanganan pasien.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi di Eka Hospital BSD, dr. Agus Heriyanto, Sp.OG, Subsp. FER, MARS, MM, menjelaskan bahwa istilah PCOS dinilai kurang tepat karena terlalu menekankan keberadaan kista pada ovarium, padahal kondisi tersebut bukanlah inti dari penyakit.

“Selama ini banyak pasien maupun tenaga medis berfokus pada ditemukannya kista kecil melalui pemeriksaan USG. Padahal, banyak penderita mengalami gangguan hormon dan metabolik tanpa memiliki gambaran ovarium polikistik,” ujarnya.

Menurut dr. Agus, kondisi tersebut menyebabkan banyak kasus tidak terdiagnosis sejak dini. Diperkirakan sekitar 70 persen pasien mengalami keterlambatan diagnosis karena tidak ditemukan kista saat pemeriksaan USG.

Dengan perubahan istilah menjadi PMOS, pendekatan diagnosis kini lebih menitikberatkan pada gangguan metabolik dan hormonal dibandingkan tampilan ovarium. Dokter akan mengevaluasi kondisi seperti resistensi insulin, obesitas sentral, gangguan kadar kolesterol, serta gangguan ovulasi dan siklus menstruasi.

Sebelumnya, diagnosis PCOS mengacu pada Kriteria Rotterdam, yaitu pasien dinyatakan mengalami PCOS apabila memenuhi sedikitnya dua dari tiga kriteria, yakni gangguan menstruasi atau ovulasi, peningkatan hormon androgen yang ditandai gejala seperti jerawat berat atau pertumbuhan rambut berlebih, serta adanya gambaran ovarium polikistik pada pemeriksaan USG.

Dalam pendekatan PMOS, hasil USG yang normal tidak lagi menyingkirkan kemungkinan diagnosis. Seorang perempuan tetap dapat didiagnosis mengalami PMOS apabila memiliki gangguan menstruasi kronis disertai masalah metabolik dan hormonal.

Perubahan ini diharapkan memungkinkan pasien memperoleh penanganan lebih cepat sehingga dapat mencegah berbagai komplikasi jangka panjang, antara lain infertilitas, Diabetes melitus tipe 2, penyakit jantung dan pembuluh darah, hingga gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.

Dr. Agus mengimbau perempuan yang mengalami siklus haid tidak teratur, kesulitan menurunkan berat badan, atau sedang menjalani program kehamilan agar tidak hanya mengandalkan hasil USG, tetapi juga menjalani pemeriksaan hormon dan metabolik secara menyeluruh.

“Perkembangan ilmu kedokteran terus mengarah pada diagnosis yang lebih tepat sehingga pasien dapat memperoleh terapi yang sesuai sejak dini. Pemeriksaan menyeluruh menjadi kunci untuk menentukan penanganan terbaik,” katanya.

Dengan perubahan istilah ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa PMOS bukan sekadar persoalan adanya kista pada ovarium, melainkan gangguan metabolik dan hormonal yang memerlukan deteksi dini serta penanganan komprehensif.

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong harga ayam hidup di tingkat peternak naik bertahap di atas harga pokok produksi (HPP) dan menuju Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat peternak sebesar Rp 25.000 per kilogram. Kementan saat ini mengimbau harga minimal Rp 22.000 per kilogram. Kementan mengakui bahwa harga di kandang di sejumlah daerah, terutama […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang – Tim cabang olahraga (cabor) taekwondo Kota Tangerang terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026. Tak tanggung-tanggung, tim ini membidik 11 medali emas sekaligus berambisi memecahkan rekor prestasi yang pernah ditorehkan pada PORPROV III Banten 2010 di Kabupaten Lebak. Ketua Pusat Pelatihan Cabang (Puslatcab) Taekwondo Kota Tangerang, Achmad Sofyan, […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang – Menata rumah agar terlihat rapi tidak cukup hanya dengan menyediakan lemari atau rak berukuran besar. Pengaturan penyimpanan perlu disesuaikan dengan jenis barang, lokasi penggunaannya, serta kebiasaan anggota keluarga agar setiap orang dapat mengambil dan mengembalikan barang dengan mudah. IKEA Indonesia membagikan sejumlah inspirasi penataan rumah melalui pemanfaatan rak, kabinet, dan aksesori penyimpanan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang – Menikmati aneka hidangan khas Sunda dengan harga terjangkau kini bisa menjadi pilihan masyarakat Kota Tangerang. Rumah Makan Kangen Kampoeng hadir menawarkan beragam menu autentik khas Sunda, sekaligus memberikan promo istimewa berupa paket makan seharga Rp12 ribu khusus bagi pengemudi ojek online (ojol). Promo tersebut menjadi salah satu daya tarik Kangen Kampoeng sejak […]