Trending

Peternak Angkat Jempol! Mentan Amran Tahan Kenaikan Harga Pakan, Genjot Penyerapan Telur

Redaksi
Redaksi11 Agustus 2026 pukul 04.01 WIBDiperbarui 11 Agustus 2026 pukul 04.01 WIB
4 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Jakarta – Koperasi Peternak Rakyat Kendal apresiasi gerak cepat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyelamatkan peternak ayam petelur. Anggota koperasi menyambut baik kebijakan Mentan Amran yang menahan kenaikan harga pakan, mendorong penyerapan telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga mempercepat distribusi jagung dinilai menjadi angin segar bagi peternak yang selama beberapa waktu terakhir tertekan akibat harga telur berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah sebesar Rp26.500 per kilogram.

Kebijakan tersebut disampaikan sesuai Rapat Koordinasi yang digelar Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan Polri, Bulog, koperasi peternak, industri pakan, dan pelaku usaha di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (3/8). Langkah ini diharapkan menjadi awal terciptanya stabilitas harga yang berpihak pada peternak sekaligus menjaga pasokan pangan nasional.

Sebelumnya, Koperasi Peternak Rakyat Kendal pun membatalkan rencana aksi demo yang akan dilakukan pada 10 Agustus 2026. Sebagai bentuk rasa syukur, mereka bahkan berkomitmen menggelar kegiatan berbagi ayam apabila harga telur kembali normal.

Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal, Suwardi, menyambut baik keputusan yang dihasilkan dalam rapat tersebut. Menurutnya, langkah cepat pemerintah menjadi bukti nyata keberpihakan kepada peternak rakyat.

“Mulai hari ini disepakati tidak ada kenaikan harga pakan maupun konsentrat. Kami juga mendapat kepastian pemerintah akan memperkuat penyerapan telur dan mempercepat distribusi jagung SPHP. Ini menjadi angin segar bagi peternak,” ujar Suwardi.

Ia mengungkapkan, program jagung SPHP telah memberikan manfaat nyata bagi peternak. Hingga saat ini, penyaluran jagung SPHP kepada peternak telah mencapai lebih dari 9.000 ton. Namun, kebutuhan di lapangan masih cukup besar, terutama bagi anggota KPUS yang menaungi peternak dari delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Kebutuhan anggota kami saja mencapai sekitar 2.000 ton. KPUS menjadi wadah bagi peternak dari delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kami tidak saling berebut anggota dengan koperasi lain, tetapi bersama-sama memperkuat peternak di daerah. Karena itu, kami berharap penyaluran jagung SPHP terus diperkuat agar kebutuhan peternak rakyat dapat terpenuhi,” kata Suwardi.

Ia mengatakan, langkah Mentan Amran yang langsung mempertemukan peternak, industri pakan, Bulog, Satgas Pangan, dan seluruh pemangku kepentingan berhasil menghasilkan solusi konkret yang selama ini dinantikan peternak.

“Kami merasakan pemerintah benar-benar hadir. Langkah cepat Pak Menteri memberikan harapan agar harga telur segera membaik dan usaha peternak rakyat bisa terus berjalan. Bapaknya peternak memang Pak Menteri Pertanian,” ujar Suwardi.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan peternak rakyat terus menanggung kerugian. Selain menunda kenaikan harga pakan, pemerintah juga memperkuat pengawasan perdagangan telur agar tidak ada praktik pembelian yang merugikan peternak.

“Selama di tangan saya, persoalan peternak harus selesai. Pemerintah berpihak kepada peternak kecil,” tegas Mentan Amran melalui sambungan telepon dalam rapat tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Mentan Amran akan menyurati Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) agar seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap telur dari peternak di wilayah masing-masing sesuai Harga Acuan Pembelian. Pemerintah juga akan mengusulkan penyerapan telur melalui skema Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai instrumen stabilisasi harga.

Tak hanya itu, Mentan Amran memerintahkan Satgas Pangan memperketat pengawasan terhadap pelaku usaha yang membeli maupun menjual telur jauh di bawah harga acuan.

“CPP akan kami dorong melalui Kemenko Pangan. Siapa pun yang membeli atau menjual telur jauh di bawah harga acuan akan kami periksa. Satgas Pangan sudah saya perintahkan untuk bertindak,” tegasnya.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan pemerintah bergerak dari dua sisi sekaligus, yakni menjaga keseimbangan produksi dan memperbesar permintaan agar harga telur segera kembali normal.

Menurut Agung, industri pakan juga menunjukkan komitmennya dengan menunda kenaikan harga pakan meski menghadapi tekanan kenaikan harga bahan baku impor dan pelemahan nilai tukar rupiah. Sementara itu, distribusi jagung melalui program SPHP dipercepat untuk membantu menekan biaya produksi peternak.

Perwakilan Satgas Pangan Polri, Kombes Pol. Lambe Patabang Birana, memastikan pihaknya akan mengawal pelaksanaan hasil rapat melalui pengawasan harga, distribusi, hingga penegakan hukum terhadap praktik perdagangan yang merugikan peternak.

Melalui langkah terpadu tersebut, pemerintah menargetkan harga telur segera kembali ke tingkat yang sehat, biaya produksi tetap terkendali, serta keberlanjutan usaha peternak rakyat semakin kuat. Kebijakan ini sekaligus diharapkan menjaga pasokan telur sebagai sumber protein hewani yang terjangkau bagi masyarakat. (Red.rlls)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Anak muda Indonesia semakin akrab dengan AI, termasuk untuk mengeksplorasi ide dan minat kreatif. Tantangannya kini adalah bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut untuk menghasilkan karya yang menarik dan berkualitas. Menjawab kebutuhan ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Trimenghadirkan Kelas Kr3asi, program pemberdayaan kreativitas bersama Adobe Express yang membekali pelajar Indonesia dengan keterampilan desain […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Membagi waktu antara sekolah dan latihan menjadi tantangan tersendiri bagi seorang atlet. Namun, kesibukan tersebut tidak menyurutkan semangat Athar Aqila Rasya Nasution dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Atlet muda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang turun di cabang olahraga atletik nomor lompat jauh ini tengah menjalani […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan — Mogul Burger resmi membuka gerai di The Breeze BSD, Selasa (27/10/2026). Brand yang sebelumnya telah hadir di Jakarta dan Medan ini membawa menu burger berbahan daging sapi dan keju cheddar bagi pengunjung di kawasan BSD dan sekitarnya. Mogul Burger didirikan bersama oleh Joeana Simon dan Chris Angkasa. Kata “Mogul” sendiri merujuk […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, menilai polemik pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk pembalut perempuan perlu menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali sensitivitas sosial dalam kebijakan perpajakan. Menurut Anis, persoalan ini tidak cukup dilihat semata-mata dari aspek ketentuan dan administrasi perpajakan. Ada dimensi keadilan […]