Trending

Prudential Indonesia Wujudkan Janji Jadi Nyata melalui Beragam Manfaat bagi Nasabah dan Masyarakat Sepanjang 2026

Redaksi
Redaksi20 Oktober 2026 pukul 19.09 WIBDiperbarui 20 Oktober 2026 pukul 19.09 WIB
5 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Jakarta – Setiap orang memiliki janji untuk memberikan yang terbaik dan melindungi orang-orang terkasih. Meskipun begitu, janji tidak selalu diwujudkan melalui kata-kata, melainkan seringkali hadir lewat tindakan yang konsisten guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Bagi keluarga Indonesia, salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah ketika perlindungan dapat hadir saat risiko terjadi. Sepanjang semester pertama 2026, Prudential Indonesia telah membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp8,9 triliun kepada lebih dari 149.000 Nasabah, meningkat 26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, klaim medis mencapai Rp3,3 triliun, meningkat 15% secara tahunan. Angka tersebut menggambarkan bagaimana manfaat perlindungan menjadi dukungan nyata bagi Nasabah dan keluarganya ketika menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Yosie William Iroth, Chief Health Officer Prudential Indonesia, mengatakan, “Bagi kami, sebuah janji memiliki arti ketika dapat dirasakan melalui tindakan nyata. Karena itu, kami terus berupaya hadir di berbagai tahap kehidupan Nasabah, baik melalui manfaat perlindungan maupun dukungan yang relevan dengan kebutuhan mereka.”

Semangat Janji, jadi nyata juga tercermin dari berbagai upaya Prudential Indonesia dalam memberikan manfaat dan dukungan yang relevan, baik kepada Nasabah maupun masyarakat. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Prudential Indonesia telah menyediakan 4.570 layanan Mini Medical Check-Up (MCU) gratis bagi masyarakat dan karyawan Prudential, sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kesehatan dan mendorong langkah preventif.

Komitmen dalam mendorong langkah preventif serta edukasi kesehatan ini sejalan dengan temuan riset terbaru bertajuk ’Patient Voices Indonesia: caught between care, cost and clarity’ yang dilakukan Prudential plc bersama Economist Impact. Riset tersebut mengungkapkan fakta bahwa 9 dari 10 responden (hampir 93%) di Indonesia mengaku pernah menunda pengobatan, dengan 44% di antaranya menunda secara berulang kali.

Penundaan perawatan kesehatan tersebut utamanya didorong oleh minimnya informasi medis yang jelas, dengan lebih dari separuh responden merasa kekurangan informasi kesehatan dan hampir 44% mengaku tidak mendapatkan informasi yang memadai saat berkonsultasi dengan dokter mengenai diagnosis mereka. Selain itu, kekhawatiran akan biaya membuat 56% responden bergantung pada jaringan pengaman sosial atau pinjaman, serta 77% pasien di Indonesia masih menghadapi kendala akses seperti antrean panjang dan pendaftaran yang rumit.

Langkah Nyata Dorong Deteksi Dini: Prudential x Siloam International Hospitals Hadirkan Paket MCU Spesial Rp350 Ribu

Menjawab berbagai tantangan tersebut sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan, Prudential Indonesia bekerja sama dengan Siloam International Hospitals menghadirkan Program Promo Medical Check-Up (MCU) Khusus yang berlaku mulai 25 September 2026 hingga 31 Oktober 2026. Program ini terbuka bagi seluruh masyarakat, baik Nasabah maupun non-nasabah, untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan lengkap yang mencakup Kolesterol, Jantung, dan Diabetes dengan harga spesial Rp350.000 (dari harga normal Rp1,4 juta) di 37 rumah sakit Siloam yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Sumanta Ray, Chief Operating Officer Siloam International Hospitals, menyampaikan, “Siloam International Hospitals menyambut baik kolaborasi bersama Prudential Indonesia dalam memperluas akses pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. Menjaga kesehatan tidak harus dimulai ketika muncul keluhan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu seseorang memahami kondisi kesehatannya dan mengenali faktor risiko lebih dini. Didukung jaringan rumah sakit Siloam di berbagai kota di Indonesia, kami berharap kolaborasi bersama Prudential Indonesia ini dapat semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, sehingga mereka dapat lebih memahami kondisi kesehatannya secara tepat dan lebih yakin dalam menentukan langkah selanjutnya sesuai kebutuhan masing-masing.”

Inisiatif deteksi dini ini sekaligus melengkapi komitmen Prudential Indonesia dalam mendampingi seluruh perjalanan kesehatan Nasabah, sebagaimana yang dirasakan langsung oleh Lucia Natalia. Nasabah Prudential sejak 2013 ini pun menceritakan bagaimana manfaat perlindungan hadir saat suaminya divonis mengidap jenis kanker langka (multiple myeloma) pada 2023 dan harus menjalani pengobatan panjang hingga ke Malaysia.

“Selama menjadi nasabah, keluarga kami telah mengajukan kurang lebih 74 klaim dengan total nilai mencapai Rp5 miliar, dan kami tidak pernah dipersulit untuk proses klaimnya. Waktu muda dulu, kami belum terpikirkan risiko kesehatan karena hanya berfokus pada pendidikan anak-anak. Namun, ketika risiko penyakit datang dan biaya kesehatan makin mahal, memiliki asuransi kesehatan memberikan ketenangan yang luar biasa. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Prudential Indonesia, manfaat klaimnya sangat terasa dan membantu keluarga kami,” ujar Lucia.

Dukungan dan komitmen untuk selalu hadir bagi Nasabah tersebut turut diperkuat melalui kemudahan akses layanan kesehatan di lebih dari 1.700 rumah sakit jaringan PRUPriority Hospitals yang tersebar di Indonesia dan luar negeri. Selain itu, Prudential Indonesia juga memberikan nilai tambah melalui program loyalitas PRUPoints, di mana poin yang dikumpulkan dapat ditukarkan dengan beragam hadiah menarik seperti voucher belanja, voucher restoran, hingga e-wallet. Atas konsistensi dan berbagai inovasi layanan ini, Prudential Indonesia telah dianugerahi 17 penghargaan sepanjang tahun 2026.
Pada akhirnya, nilai sebuah perlindungan tidak hanya terlihat ketika seseorang memiliki polis, tetapi ketika manfaat tersebut benar-benar dapat dirasakan saat dibutuhkan. Dukungan yang diterima Nasabah dan keluarga dapat membantu mereka menghadapi situasi yang tidak terduga, sehingga dapat tetap fokus pada pemulihan dan melanjutkan rencana kehidupan tanpa harus mengorbankan keberlanjutan masa depan finansial.

Melalui semangat Janji Jadi Nyata, Prudential Indonesia terus menerjemahkan komitmennya ke dalam tindakan dan manfaat yang dapat dirasakan. Dengan terus mendengarkan kebutuhan nasabah dan menghadirkan dukungan yang relevan di berbagai fase kehidupan, Prudential Indonesia berkomitmen untuk menjadi mitra dan pelindung tepercaya bagi keluarga Indonesia. (Red/rlls)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Anak muda Indonesia semakin akrab dengan AI, termasuk untuk mengeksplorasi ide dan minat kreatif. Tantangannya kini adalah bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut untuk menghasilkan karya yang menarik dan berkualitas. Menjawab kebutuhan ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Trimenghadirkan Kelas Kr3asi, program pemberdayaan kreativitas bersama Adobe Express yang membekali pelajar Indonesia dengan keterampilan desain […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Membagi waktu antara sekolah dan latihan menjadi tantangan tersendiri bagi seorang atlet. Namun, kesibukan tersebut tidak menyurutkan semangat Athar Aqila Rasya Nasution dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Atlet muda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang turun di cabang olahraga atletik nomor lompat jauh ini tengah menjalani […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan — Mogul Burger resmi membuka gerai di The Breeze BSD, Selasa (27/10/2026). Brand yang sebelumnya telah hadir di Jakarta dan Medan ini membawa menu burger berbahan daging sapi dan keju cheddar bagi pengunjung di kawasan BSD dan sekitarnya. Mogul Burger didirikan bersama oleh Joeana Simon dan Chris Angkasa. Kata “Mogul” sendiri merujuk […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, menilai polemik pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk pembalut perempuan perlu menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali sensitivitas sosial dalam kebijakan perpajakan. Menurut Anis, persoalan ini tidak cukup dilihat semata-mata dari aspek ketentuan dan administrasi perpajakan. Ada dimensi keadilan […]