Kapolda Metro Jaya Ingatkan Ojol, Jangan Mudah Terprovokasi Informasi Belum Jelas

Mediakawasan.id, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengajak komunitas pengemudi ojek online (ojol) agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Masyarakat diimbau memastikan kebenaran kabar terlebih dahulu sebelum mempercayai atau meneruskannya kepada orang lain.
Pesan tersebut disampaikan Dadang saat bertemu para pengemudi ojol dalam kegiatan Sabtu Bahagia di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Kapolda mengingatkan bahwa informasi yang belum terverifikasi maupun provokasi dapat memicu kesalahpahaman dan menimbulkan kebencian di tengah masyarakat.
“Kalau ada informasi seperti itu, tabayun, tanyakan dan pastikan terlebih dahulu,” kata Dadang.
Ia juga mengajak para pengemudi ojol untuk menjaga ketertiban berlalu lintas serta berhati-hati selama menjalankan aktivitas di jalan raya. Menurutnya, komunitas ojol memiliki peran dalam membantu menciptakan situasi Jakarta yang aman dan kondusif.
Selain menyampaikan pesan kamtibmas, pertemuan tersebut juga diisi dengan pelayanan kesehatan gratis bagi para pengemudi. Biddokkes Polda Metro Jaya menyediakan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dokter umum, pemeriksaan laboratorium dan gigi, pelayanan apotek, serta pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.
Kapolda turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama bekerja. Ia meminta pengemudi tidak memaksakan diri ketika menghadapi kondisi yang berisiko, termasuk saat membawa barang dengan muatan berlebih.
Salah seorang pengemudi ojol asal Depok, Budi Prihatin, mengaku merasakan manfaat dari kegiatan Sabtu Bahagia tersebut. Ia mengapresiasi layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus pesan-pesan yang disampaikan Kapolda kepada para pengemudi.
Menutup pertemuan, Dadang mengajak komunitas ojol terus menjaga komunikasi dan ikut berperan dalam memelihara keamanan ibu kota.
“Tolong kita pelihara dan kita jaga Jakarta ini. Kita ciptakan Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (Red/*)





