Trending

Sinergi dengan Persatuan Diabetes, Siloam Hospitals Balikpapan Beri Edukasi Cegah Luka Diabetes

Redaksi
Redaksi18 Oktober 2022 pukul 13.28 WIBDiperbarui 18 Oktober 2022 pukul 13.28 WIB
4 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Kalimantan Timur-Persatuan Diabetes Cabang Balikpapan bersama Siloam Hospitals menggelar serangkaian kegiatan yang bermanfaat bagi kesehatan, Minggu (16/10) di Siloam Hospitals Balikpapan, jalan Mt. Haryono 23, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Selain edukasi kesehatan, giat sehat yang diikuti lebih dari 100 peserta komunitas senam diabetes ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan, di antaranya, deteksi dini kadar gula darah, pemeriksaan mata, konsultasi gizi dan konsultasi penyakit dalam.

Dalam sambutannya, Ketua PERSADIA Balikpapan dr. Lukman Hatta S, Sp.PD dan Direktur Siloam Hospitals Balikpapan dr. Danie Poluan M. Kes., menyambut positif sinergi dari dua institusi ini. Sinergi diharapkan sebagai momentum guna menunjukkan semangat positif untuk hidup lebih sehat, melalui adanya edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Perawatan Luka Pada Pasien Diabetes

Penyakit Diabetes, umum dikenal sebagai penyakit gula (kencing manis), merupakan penyakit kronis dengan kondisi peningkatan kadar gula darah (glukosa) dibatas ambang normal, yang berlangsung secara periodik dan disertai dengan berbagai gejala penyerta.

Dokter Arie Wibisono Sp.BP-RE., dari Siloam Hospitals Balikpapan dalam edukasinya bertema ‘Perawatan Luka Pada Pasien Diabetes’ mengatakan bahwa, penyakit kronis ini umumnya diidap masyarakat dengan beberapa faktor resiko, antara lain usia di atas 40 tahun, riwayat keluarga, kegemukan, stress psikologi, dan lain sebagainya.

“Gula digunakan tubuh untuk diolah menjadi energi, pengolahan gula darah memerlukan insulin yang cukup untuk menghasilkan energi. Pola hidup dan konsumsi gula berlebih ditambah dengan faktor resiko tersebut dapat menyebabkan tingginya kadar gula dalam darah, sehingga kadar insulin tidak mencukupi untuk bisa mengolah gula menjadi energi, sehingga memaksa pankreas sebagai sumber insulin bekerja lebih keras. Apabila kondisi ini berlangsung lama, pada kondisi tertentu pankreas akan mengalami kondisi kelelahan. Akibatnya, insulin tidak bekerja maksimal dan masih banyak gula yang tidak terserap,” tutur dr. Arie Wibisono.

Lanjutnya, “Selain dapat berdampak pada komplikasi organ dalam tubuh, pengidap Diabetes harus mewaspadai timbulnya luka terbuka pada kulit, khususnya luka di kaki,” imbuhnya.

Ulkus diabetikum adalah luka terbuka mirip borok yang muncul di bagian bawah kaki penderita diabetes yang tidak terkontrol. Apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat, luka diabetes di kaki dapat terjadi infeksi dan mengalami komplikasi sampai parahnya harus dilakukan amputasi.

Kabar baiknya, luka diabet masih bisa dicegah dan disembuhkan tergantung derajat lukanya. Dengan perawatan luka yang adekuat disertai dengan kontrol gula darah rutin dan pola hidup sehat dapat membuat luka diabet sembuh secara normal.

Menurut dr. Arie Wibisono yang merupakan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik ini, penanganan luka diabetes secara optimal dapat dilakukan melalui Konsultasi rutin dengan dokter, yang salah satunya akan menjelaskan derajat luka diabetes dan penanganannya.

“Secara umum, timbulnya luka pada kaki penderita diabetes disebabkan karena kedua kaki kerap dipakai beraktifitas/ bergerak. Gangguan fungsi akibat rusaknya syaraf tepi pada penderita diabetes menyebabkan penurunan hingga hilangnya sensasi nyeri pada kaki, sehingga bila terbentuk luka di kaki akan berpotensi terjadi infeksi dan semakin berat,” ungkap dr. Arie Wibisono.

“Yang harus kita pahami, yakni dasar penanganan secara sederhana dari pasien luka diabetes yaitu dengan membersihkan lukanya, kemudian dikeringkan dan dilembabkan, termasuk rutin merawat dan membersihkan kuku, serta memakai alas kaki dimanapun berada, dengan bahan kaos kaki dan pakaian yang tidak sempit atau ketat”, jelas dr. Arie Wibisono dihadapan 100 peserta edukasi.

Dia juga menganjurkan pasien untuk menutup luka dengan perban, kontrol kadar gula secara rutin, memperhatikan luka, jika terjadi tanda timbulnya infeksi segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Pada akhir sesi edukasinya, dr. Arie Wibisono menjelaskan mengenai derajat luka dengan skala 0 hingga 5, yaitu : Skala 0, luka masih belum tampak terlihat. Skala 1, kulit kaki berwarna Kemerahan. Skala 2, Kulit tidak utuh seperti berdaging berwarna merah. Skala 3, kulit kaki lebih dalam atau tebal, terlihat jaringan lemak berwarna kuning. Skala 4, kulit kaki lebih dalam terlihat tendon berwarna putih mengkilap dengan tulang terlihat berwarna krem. Dan Skala 5, yang merupakan tingkat kerusakan tertinggi, luka pada kulit terlihat tertutup oleh jaringan mati bahkan timbulnya nanah yang menutupi dasar luka.

“Prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati sangat berlaku kepada luka diabetik. Kontrol gula darah, dan ketahuilah ada fase dimana kadar gula darah turun dan naik, mengelola stress diimbangi konsumsi makanan sehat dan berolahraga teratur, termasuk hindari merokok dan minuman beralkohol adalah pola hidup sehat yang dianjurkan”, pungkas dr. Arie Wibisono, yang jadwal prakteknya dapat dilihat dengan mendownload aplikasi MySiloam. (red/rlls)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Setiap orang memiliki janji untuk memberikan yang terbaik dan melindungi orang-orang terkasih. Meskipun begitu, janji tidak selalu diwujudkan melalui kata-kata, melainkan seringkali hadir lewat tindakan yang konsisten guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Bagi keluarga Indonesia, salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah ketika perlindungan dapat hadir saat risiko terjadi. […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jalarta – Perlindungan pekerja migran Indonesia perlu dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan, termasuk melalui pemeriksaan kesehatan yang memenuhi standar. Untuk mendukung upaya tersebut, Rumah Sakit Tria Dipa memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui pengembangan layanan medical check-up (MCU) bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tamgerang Selatan – Puncak peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi momentum bagi seluruh kader untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, menegaskan bahwa Golkar harus terus hadir bersama rakyat melalui karya nyata dan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Airin mengatakan, kekompakan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Serang – Ketua Panitia Konferensi didampingi Ketua PWI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyerahkan berkas verifikasi anggota PWI Kota Tangsel kepada Wakil Ketua Organisasi PWI Provinsi Banten di Kantor Sekretariat PWI Provinsi Banten, Senin (19 Oktober 2026). Ketua Panitia Konferensi PWI Kota Tangsel, Irawan Aprilian mengatakan bahwa berkas verifikasi keanggotaan telah diterima dengan keadaan baik […]