Trending

Hari Jantung Sedunia: Eka Hospital BSD Ajak Masyarakat Mengenal Aritmia Jantung Lebih Dalam

Redaksi
Redaksi28 September 2025 pukul 02.20 WIBDiperbarui 28 September 2025 pukul 02.20 WIB
2 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Dalam momentum Hari Jantung Sedunia, dr. Daniel Tanubudi, SpJP-FIHA, Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Eka Hospital BSD, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap aritmia jantung, salah satu gangguan irama jantung yang sering terabaikan namun berpotensi berbahaya.

Apa itu Aritmia?

Aritmia adalah kondisi ketika irama jantung tidak normal, bisa terlalu cepat (takikardia), terlalu lambat (bradikardia), atau tidak beraturan. Gangguan ini terjadi akibat sinyal listrik jantung tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Beberapa jenis aritmia yang umum terjadi, antara lain:

Fibrilasi atrium (AFib): irama cepat dan tidak teratur, meningkatkan risiko stroke.

Takikardia supraventrikular (SVT): detak jantung sangat cepat dari bilik atas.

Bradikardia: detak jantung lambat, di bawah 60 denyut per menit.

Ventricular fibrillation (VFib): irama kacau dari bilik bawah jantung yang bisa menyebabkan henti jantung mendadak.

Gejala yang Sering Diabaikan

Gejala aritmia kerap dianggap sepele, padahal bisa menjadi tanda bahaya, seperti:

Jantung berdebar tidak beraturan

Pusing hingga pingsan

Nyeri dada

Sesak napas

Kelelahan tanpa sebab jelas

Faktor Risiko

Aritmia dapat dipicu oleh berbagai faktor, di antaranya:

Gaya hidup: konsumsi kafein berlebih, alkohol, merokok, stres kronis.

Genetik: riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

Penyakit penyerta: hipertensi, diabetes, penyakit tiroid, hingga jantung koroner.

Perbedaan Aritmia Ringan dan Berat

Tidak semua aritmia berbahaya.

Ringan: biasanya tidak menimbulkan gejala parah.

Berat: seperti ventricular fibrillation yang dapat menyebabkan henti jantung mendadak.

Diagnosis tepat memerlukan pemeriksaan EKG dan tes penunjang lainnya.

Pentingnya Gaya Hidup Sehat

dr. Daniel menegaskan, pengobatan aritmia tidak hanya mengandalkan obat-obatan. Olahraga teratur, pola makan sehat rendah lemak, gula, dan garam, serta menjaga berat badan sangat berperan menjaga stabilitas irama jantung dan mencegah komplikasi.

Konsultasi Sejak Dini

Jika mengalami gejala mencurigakan, masyarakat diimbau segera berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung. Deteksi dan penanganan dini menjadi kunci mencegah risiko serius.

Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut, pasien dapat menemui dr. Daniel Tanubudi, SpJP-FIHA di Eka Hospital BSD. (Red/rlls)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Setiap orang memiliki janji untuk memberikan yang terbaik dan melindungi orang-orang terkasih. Meskipun begitu, janji tidak selalu diwujudkan melalui kata-kata, melainkan seringkali hadir lewat tindakan yang konsisten guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Bagi keluarga Indonesia, salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah ketika perlindungan dapat hadir saat risiko terjadi. […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jalarta – Perlindungan pekerja migran Indonesia perlu dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan, termasuk melalui pemeriksaan kesehatan yang memenuhi standar. Untuk mendukung upaya tersebut, Rumah Sakit Tria Dipa memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui pengembangan layanan medical check-up (MCU) bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tamgerang Selatan – Puncak peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi momentum bagi seluruh kader untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, menegaskan bahwa Golkar harus terus hadir bersama rakyat melalui karya nyata dan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Airin mengatakan, kekompakan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Serang – Ketua Panitia Konferensi didampingi Ketua PWI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyerahkan berkas verifikasi anggota PWI Kota Tangsel kepada Wakil Ketua Organisasi PWI Provinsi Banten di Kantor Sekretariat PWI Provinsi Banten, Senin (19 Oktober 2026). Ketua Panitia Konferensi PWI Kota Tangsel, Irawan Aprilian mengatakan bahwa berkas verifikasi keanggotaan telah diterima dengan keadaan baik […]